Gumpalan rindu yang menyakitkan membanjiri hilir gerak hati....
Surga yang lama ku nanti kian menjauh memalingkan diri.....
Hati yang berubah kelam menjadi aksara pengingat mata, buram akan tipu daya mu....
Nafas ku yang terhela sendak menakuti bayang jejak langkah ku.....
Akankah ku membisu hanya terpaku....
Akankah semua sayap ini kan jatuh satu demi satu.........
Tanpa sayap aku bagai jiwa tanpa ruh.....
Akankah semua ini akan berahir seperti ini......
Aku mati......
Setiap hari......
Dan aku dihidupkan kembali....
Hanya untuk belajar dan bertanya! Mengapa? Mengapa aku ada? Untuk apa aku ada?
Hanya bertanya dan terus bertanya....
Hingga jawaban itu datang menemani beratnya langkah ku......
Merangkul ku di kala aku sendiri ....
Menyadarkan ku di kala aku berpaling....
Menjabatku di kala aku terjatuh....
Menjadi benteng kala aku rapuh.....
Membalut sedih ku kala air mata terjatuh......
Semangat yang tak akan hilang meski terpendam jauh.....
di dalam jiwa yang sangat gelap......
Ada secercah api kecil yang menjadi penerang dalam jiwa......
Walau kecil sebuah api akan ,menyulut api yang lainnya.......
Untuk apa aku terus di hidupkan kembali......?
Hanya satu kata......
Hanya untuk tertunduk merendahkan hati di hadapan mu ......
Menyadari betapa salahnya aku mencintai dunia dan isinya ........ yg hanya mainan kecil tak ternilai di sisimu.....
Telah menyadarkan ku...
Rumah ku masih jauh di sana.....
Aku hanya berdiri di atas jembatan yang membawaku kesana....
Ketika aku terbangun lagi....
Aku akan berjanji......
Meninggalkan jejak jejak pahit dan menjadi lebih baik setiap harinya kau hidupkan aku kembali......
Hanya memikirkan rumahku ....
Bukan jembatan ini.......
Jembatan yang penuh duri dan tebing curam...
Hanya orang gila tak punya otak yang mencintai sebuah jembatan dan rela meninggalkan rumahnya untuk tinggal menghuni di sana.......
Dan kita semua adalah makhluk berakal.....
Yg tak mungkin rela melakukan semua kekonyolan itu....
Fungsi jembatan hanya sebagai wasilah perantara yang membantu jalan mu menuju sebuah tujuan .......
HidupEnjoy.....
Akankah semua ini akan berahir seperti ini......
Aku mati......
Setiap hari......
Dan aku dihidupkan kembali....
Hanya untuk belajar dan bertanya! Mengapa? Mengapa aku ada? Untuk apa aku ada?
Hanya bertanya dan terus bertanya....
Hingga jawaban itu datang menemani beratnya langkah ku......
Merangkul ku di kala aku sendiri ....
Menyadarkan ku di kala aku berpaling....
Menjabatku di kala aku terjatuh....
Menjadi benteng kala aku rapuh.....
Membalut sedih ku kala air mata terjatuh......
Semangat yang tak akan hilang meski terpendam jauh.....
di dalam jiwa yang sangat gelap......
Ada secercah api kecil yang menjadi penerang dalam jiwa......
Walau kecil sebuah api akan ,menyulut api yang lainnya.......
Untuk apa aku terus di hidupkan kembali......?
Hanya satu kata......
Hanya untuk tertunduk merendahkan hati di hadapan mu ......
Menyadari betapa salahnya aku mencintai dunia dan isinya ........ yg hanya mainan kecil tak ternilai di sisimu.....
Telah menyadarkan ku...
Rumah ku masih jauh di sana.....
Aku hanya berdiri di atas jembatan yang membawaku kesana....
Ketika aku terbangun lagi....
Aku akan berjanji......
Meninggalkan jejak jejak pahit dan menjadi lebih baik setiap harinya kau hidupkan aku kembali......
Hanya memikirkan rumahku ....
Bukan jembatan ini.......
Jembatan yang penuh duri dan tebing curam...
Hanya orang gila tak punya otak yang mencintai sebuah jembatan dan rela meninggalkan rumahnya untuk tinggal menghuni di sana.......
Dan kita semua adalah makhluk berakal.....
Yg tak mungkin rela melakukan semua kekonyolan itu....
Fungsi jembatan hanya sebagai wasilah perantara yang membantu jalan mu menuju sebuah tujuan .......
HidupEnjoy.....